Tjinderamata Soerabaia jang paling tersohor
Menyusuri Kampung Lahirnya NU
Ditoelis oleh Kuncarsono Prasetyo   
Senin, 03 November 2008

Image
Kantor PBNU pertama sebelum pindah di Jakarta

Ada kampung unik yang tidak boleh dilewatkan kalau berkunjung ke Surabaya. Namanya Bubutan. Inilah kampung lawas di tengah kota yang masih terjaga keorisinalitasnya. langgam arsitektur bangunnya hampir semuanya bercorak awal abad 19. Sejarah yang menyelimuti kampung ini bahkan lebih besar ketimbang panjang gang gang di Bubutan.Memasukinya, seperti melewati lorong waktu. Kembali ke satu abat lampau.

 

 

 
Kota Terbesar Asia Abad 19
Ditoelis oleh Kuncarsono Prasetyo   
Minggu, 02 November 2008

Image
Eks Gedung Internatio di Jembatan Merah
Buka lagi ingatan sejarah Anda. Saya baru tahu, suburnya kelompok-kelompok terdidik yang mengawal gerakan antipenjajah di kota ini tidak luput dari iklim Surabaya kala itu yang lebih maju ketimbang Batavia sekalipun.

Catatan How Dick, (Dick Howard W, Surabaya, City of Work; A Socioeconomic History, 1900-2000, Athens, OH: Ohio University Press (Monographs in International Studies 106, Southeast Asia Series)) setidaknya bisa menggambarkan, bahwa Surabaya saat itu mulai tumbuh menjadi kota istimewa sebagai sebuah kota pelabuhan modern, pedagangan, maupun industri terbesar sepanjang abad XIX.

 
<< Moelai < Sebeloemnja 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Berikoetnja > Achirnja >>

 

Selamet Datang

Kaos


600


654 b


654

Pernak Pernik


01


05


02


Kartoe Post


Serie Kembang Tjepoen


Serie Simpangsche Societeit

Daftar Societeit






kowe Loepa kata sandi?
Bloem djadi anggaoeta? Silaken daftar, zonder beaja.

Tetamoe

Saat ini ada 24 pengoendjoeng online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini39
mod_vvisit_counterKemarin31
mod_vvisit_counterBoelan Ini216
mod_vvisit_counterSemoea66127

Tjorong Pelanggan


Soeara Pelanggan, Soeara Radja