Tjinderamata Soerabaia jang paling tersohor
Moeka
Ampel yang Tetap Eksotik PDF E-mail
Ditoelis oleh Kuncarsono Prasetyo   
Selasa, 21 Oktober 2008

Soko Guru Masjid ampel
Soko Guru Masjid ampel
Datanglah sekali lagi ke Ampeldenta, tanah pesisir Surabaya yang diapit dua sungai, Kalimas dan Sungai Pegirikan. Dari tempat inilah, 600 tahun lalu  peradaban baru itu hadir, dari tangan Raden rahmat kini berkembang bersanding dengan kultur lokal, melahirkan Islam Jawa yang syarat ritual. eksotisme tanah Jawa kuno tersisa disini.

Kultur anyar itu begitu eksotik bahkan setelah 600 tahun kemudian, sejak Ampel mambangun pondok pesantren. Dari sebuah tanah rawa di pasisir, Raden Rahmat mengenalkan sufi Islam, yang kelak berkembang hingga ke seantero negeri.

Namun sumbunya masih berhulu disini. di Ampel. Hingga saat ini keindahannya masih bisa dinikmati. Ini bukan suasana di negeri padang pasir, namun suasana begitu unik saat matahari beranjak senja di tengah-tengah kampung Arab, Ampel, Surabaya Kamis (4/9).

Image
gentong berisi air dari sumur masjid
Arak-arakan hadrah dan suara mulut berdendang salawat, baju gamis, dan tarian zapin dari ratusan orang membedah kerumunan pasar sekitar masjid Ampel. Ini memang bukan di negeri arab karena orang orang yang berlalu lalang banyak yang menganakan sarung, yang perempuan pakai kerudung, bajunya warna warni, fashion yang tidak dikenal di negeri onta itu.  

Namun berbaur dengan suara musik qosidah yang menyeruak dari  sela sela gantungan baju dagangan di kios kios penjual kaset dalam gang. Termasuk suara sema’an Quran di corong menara Masjid. Makanan timur tengah yang panas dan pedas disuguhan dari banyak warung-warung.

Sejak Ramadan tiba, lalu lintas di sekitar Ampel sudah sesak. Parkir mobil di pelataran parkir tidak muat lagi, Jl Nyampungan nyaris berubah menjadi ladang parkir, Jl KH Mas Mansyur hidup 24 jam. Sudut-sudut gang semakin sesak dengan lalu lalang orang, bahkan hingga pojokan masjid nyaris tidak ada jengkal yang tersisa.

Dari tempat inilah Islam menyebar ke seluruh tanah Jawa pada 1400-an. Rahmat menjadi pemimpin para wali di tangah Jawa. Tanah leluhur yang mulai ditinggal spiritualisme Hindu setelah Majapahit meredup.

Hingga kini, Sunan Ampel masih tetap memikat, Ramadan ini setiap orang harus mencari sang penyebar peradaban baru itu, berdesakan datang dari banyak pelosok daerah ke Ampel untuk mengenangnya dan menyirami spritualitas baru itu, spiritualitas Islam beraroma lokal. ”Saya datang dari Jawa tengah dengan rombongan 40 bus,” ujar, Amanah, salah satu peziarah. Bahkan beberapa rombongan yang tercatat di buku tamu datang dari Brunei Darussalam dan Malaysia.

Bisa jadi tujuan utamanya adalah ta’ziah ke makam Sunan Ampel, namun kemudian sibuk membolak-balik sarung atau rukuh di pasar Ampel Suci, memilih kurma, menjajal minyak wangi di kios-kios lainnya, hingga berwisata kuliner menjajal makanan ala Arab. Mulai gule kacang ijo plus roti maryam yang dagingnya maknyus, nasi lemak yang mengkilap karena banyak minyak, nasi kebuli yang bisa membuat keringat mengucur, kopi Arab yang pedas, bahkan jus korma yang manis. Atau mencicipi shisha, roko Arab yang saat ini lagi in.

Jika saat ini aroma Ampel  kental dengan timur Tengah, itu karena politik pecah belah Belanda yang  dikenalkan sejak pertengahan 1800an. Ampel yang semula dihuni banyak etnis, kala itu dipaksa menjadi tempat tinggal imigran Hadramaut. Hingga kini ‘telanjur’ menempatkan seluruh keturunan Arab di kawasan yang sempat bernama Arabsche Kamp, (kampung Arab. Red) ini. Namun karena keesgenjaan itu, Ampel menjadi warna-warni.

 

 
< Sebeloemnja   Berikoetnja >
 

Selamet Datang

Kaos


646


604


628

Pernak Pernik


06


01


05


Kartoe Post


Serie Kapassan


Serie Tandjoeng Perak

Daftar Societeit






kowe Loepa kata sandi?
Bloem djadi anggaoeta? Silaken daftar, zonder beaja.

Tetamoe

Saat ini ada 24 pengoendjoeng online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini41
mod_vvisit_counterKemarin31
mod_vvisit_counterBoelan Ini218
mod_vvisit_counterSemoea66129

Tjorong Pelanggan


Soeara Pelanggan, Soeara Radja